Deskripsi Produk
Fitur Utama
- Identitas produk tepat: Kabel bus untuk koneksi ET M8, Siemens 6ES7194-2LH50-0AC0.
- Kabel dan konektor: Kabel fleksibel 4 inti berpelindung, terpasang di satu ujung dengan 1x steker M8 4-pin.
- Kesesuaian ET-CONNECTION: Untuk menghubungkan node ET-CONNECTION, misalnya SIMATIC ET 200AL, dengan tingkat perlindungan IP65/67.
- Konstruksi kabel: Penandaan kabel: 2Y(ST)CY 1x4x0.5/1.0-100-GN; pelindung: foil berlapis aluminium yang tumpang tindih, dilapisi anyaman kawat tembaga berlapis timah.
- Kinerja tekukan: 1 000 000 siklus tekukan; sesuai untuk pembawa kabel selama 1 juta siklus tekukan dengan radius tekukan 100 mm, kecepatan 4 m/s, dan akselerasi 4 m/s2.
- Pemasangan dan bahan: Outlet kabel 180°, selubung kabel PVC hijau, isolasi inti PE, bebas silikon, dan tidak bebas halogen.
Aplikasi
- Menghubungkan node ET-CONNECTION: Digunakan untuk menghubungkan node ET-CONNECTION, misalnya SIMATIC ET 200AL, dengan tingkat perlindungan IP65/67.
Ringkasan Teknis
| Jenis produk | Kabel bus |
|---|---|
| Konektor | 1x steker M8, 4-pin, terpasang di satu ujung |
| Jumlah inti listrik | 4 |
| Tingkat perlindungan IP | IP65/67 |
| Penandaan kabel | 2Y(ST)CY 1x4x0.5/1.0-100-GN |
| Radius tekukan yang diizinkan, tekukan tunggal, min. | 20 mm |
| Radius tekukan yang diizinkan, beberapa tekukan, min. | 40 mm |
| Radius tekukan untuk tekukan kontinu | 100 mm |
| Suhu sekitar selama perakitan | -30 °C hingga 80 °C |
| Bebas silikon | Ya |
| Bebas halogen | Tidak |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Konfigurasi konektor apa yang dimiliki Siemens 6ES7194-2LH50-0AC0?
Kabel ini memiliki 1x steker M8 4-pin yang terpasang di satu ujung.
Radius tekukan apa yang perlu dikonfirmasi untuk kabel ini?
Radius tekukan minimum yang diizinkan adalah 20 mm untuk satu tekukan dan 40 mm untuk beberapa tekukan; tekukan kontinu menggunakan radius 100 mm.
Apa yang perlu diperiksa saat meminta kabel yang tepat ini?
Konfirmasikan nomor pesanan 6ES7194-2LH50-0AC0, konfigurasi konektor M8, jumlah yang diperlukan, tujuan pengiriman, dan preferensi kondisi.
